Menurutnya, bahasa daerah merupakan kekayaan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya agar tetap hidup dan digunakan oleh generasi mendatang.
Selain itu, Gubernur Al Haris turut menyoroti pentingnya menjaga situs-situs sejarah yang memiliki nilai budaya dan adat, salah satunya Bukit Siguntang.
Ia berharap kawasan tersebut dapat dilengkapi dengan tugu atau prasasti sebagai penanda sejarah yang memperkuat eksistensi dan perjalanan adat Melayu Jambi.
"Nilai sejarah yang dimiliki Bukit Siguntang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari perjalanan sejarah adat Melayu Jambi. Karena itu perlu dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat luas," katanya.
Gubernur Al Haris juga memberikan perhatian terhadap penggunaan bahasa adat dalam berbagai prosesi adat, termasuk pada acara pernikahan.
Ia berharap bahasa yang digunakan dalam kegiatan adat dapat semakin diperhalus dan disampaikan dengan lebih santun, indah, serta mencerminkan kemuliaan nilai-nilai adat Melayu Jambi.
