Oleh karena itu, keberadaan lembaga adat harus terus diperkuat dan didukung agar mampu berjalan beriringan dengan pemerintah dan ulama dalam membangun daerah.
"Kalau pemerintah, lembaga adat, dan ulama berjalan bersama, maka kuatlah kita membangun negeri ini," ujar Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa kemajuan pembangunan daerah harus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Modernisasi dan perkembangan teknologi tidak boleh membuat masyarakat kehilangan akar budaya serta identitas kemelayuannya.
Untuk itu, Gubernur Al Haris mengajak seluruh pemangku adat, tokoh masyarakat, serta generasi muda untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengembangkan adat Melayu Jambi sebagai warisan yang sangat berharga bagi daerah.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga mengemukakan pentingnya penyusunan Kamus Bahasa Daerah Melayu Jambi sebagai upaya pelestarian bahasa daerah yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Melayu Jambi.
