"Jujur kami katakan kami yang hadir disini tidak ada yang berkaitan dengan uang. Kami tidak diminta uang dalam pelantikan ini. Tapi kalau ada oknum diluar sana kami tidak tau,"akunya.
Dengan adanya komunikasi langsung tersebut, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman di lapangan. Seluruh pihak pun diajak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta mengutamakan kepentingan peserta didik sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan pendidikan
Langkah tersebut disambut positif oleh para guru dan warga sekolah. Mereka berharap dinamika yang sempat terjadi dapat menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam pengelolaan pendidikan ke depan.
Sementara itu, para kepala sekolah yang mengalami perubahan penugasan menyatakan kesiapannya untuk kembali mengabdi sebagai pendidik.
Dengan selesainya polemik tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin berharap seluruh insan pendidikan dapat kembali fokus pada peningkatan mutu pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta mendukung berbagai program pemerintah dalam memajukan sektor pendidikan di daerah.***
