Disdukcapil Sumenep Bakal Luncurkan Inovasi Melati
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP - Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcapil) Sumenep, Madura, Jawa timur bakal meluncurkan inovasi Melati (Meninggal langsung Terbit Akta Kematian ).
Inovasi Melati ini, pihak Disdukcapil berkolaborasi dengan pihak desa melalui Petugas Pembantu Registrasi Desa (Pemredes).
Kepala Disdukcapil Sumenep Drs. R. Achmad Syahwan Effendi melalui Kabid pelayanan pendaftaran penduduk, Wahasah menyampaikan, di tahun 2026 Disdukcapil akan meluncurkan inovasi Melati.
"Inovasi ini lahir dari kolaborasi antara Dukcapil dan Pemerintah Desa, dimana Petugas Pembantu Registrasi Desa (Pemredes) berperan sebagai ujung tombak pelayanan di tingkat desa," kata Wahasah. Selasa (06/01/2026).
Menurutnya, apabila terjadi peristiwa kematian di wilayahnya, Pemredes segera melakukan pendataan, melaporkan kejadian tersebut kepada Dukcapil,
Selanjutnya, petugas mengurus seluruh proses administrasi hingga akta kematian diterbitkan. "Melalui inovasi melati pihak ahli waris tidak repot ngurus dokumen kematiannya pihak keluarga, karena pihak Pemredes yang membantunya," ucapnya
Wahasah memaparkan keunggulan dan keunikan inovasi Melati 1. Kolaborasi Kuat Dukcapil–Desa dengan melibatkan Pemredes, sebagai perpanjangan tangan Dukcapil,
Sehingga pelayanan kematian dapat dilakukan langsung dari desa tanpa menunggu waktu lama.
Yang ke dua kata Wahasah, Respons Cepat di Saat Darurat yang mana Petugas desa langsung mendatangi keluarga korban dan memproses pelaporan kematian begitu informasi diterima, memastikan layanan berjalan cepat meskipun situasi masih dalam masa duka.
Keunggulan ke-3 meringankan Beban Keluarga tang mana ahli waris tidak perlu datang ke Dukcapil karena seluruh proses ditangani oleh Pemredes, termasuk pengantaran dokumen yang sudah selesai
Selain itu, data kependudukan lebih akurat dan rwal-time. "Pelaporan cepat dari desa memastikan data kematian langsung diperbarui, mendukung penertiban administrasi kependudukan secara menyeluruhyngkap Wahasah untuk keutamaan yang ke empat
"Keutamaan yang ke-5 Pelayanan Humanis dan Proaktif, tang mana inovasi Melati tidak menunggu warga datang, tetapi petugas yang mendatangi warga, menjadikan layanan ini lebih manusiawi dan sesuai kebutuhan masyarakat," imbuhnya.
"Inovasi Melati ini merupakan wujud dari tagline Bismillah Melayani Bupati dan wakil Bupati," pungkasnya.
Tempat Karaoke Putri dan King One Kantongi Izin OSS, Berikut Tanggapan DPMPTSP Pamekasan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2023 Resmi dibuka Oleh Aba Idi
Puluhan Mahasiswa Dinyatakan Lulus pada Wisuda ke-V STISA Pamekasan