"Kami Keluhankan nikah ni KUA tabir (red_nikah ulang), padahal nikah sirik kami di anggap tidak sah, "ungkap Umar kepada awak media.
Ditambah lagi nikah ulang harus saksi yang dulu harus hadir jadi saksi, karna menurut KUA tidak sah.
" Nikah ulang di kantor harus Baju panganten dan haru ba Inai, nikah sirik kami di anggap tidak sah," kesal Umar.
Sedangkan beban baju pengantin itu Biayanya 2500.000 rupiah, pasangan suami istri pun sepakat mengurung nikah ulang.
Baca Juga:Diakhir Bulan Ramadhan Transatu Sambangi Taman Pendidikan Darul Al-Qur'an Cukup Miris Dari Perhatian
"Kami sepakat dak jadi nikah karena sewa baju pengantin mahal, Karnab perintah pak KUA tabir yang sekarang sangat memberatkan," pungkasnya.