Transatu.id, SUMENEP -:Sudah sekitar satu tahun program Makan Bergizi Gratis (MBG) di launching oleh pemerintah pusat RI namun sampai saat ini masih banyak anak bangsa di kepulauan Sapeken dan Kangean belum merasakan nikmatnya MBG. Maka dari itu, anggota DPRD Sumenep komisi IV, Syamsul Bahri meminta pihak terkait secepatnya merealisasikan dapur MBG dan secepatnya pula di operasikan. "Masih banyak anak bangsa di wilayah kepulauan yang sama sekali belum merasakan nikmatnya program MBG presiden Prabowo," kata Syamsul Bahri. Jum'at (10/04/2026). Menurutnya puluhan ribu anak didik di wilayah kepulauan yang sangat mengharapkan realisasi program yang di inisiasi Presiden Prabowo. "Setidaknya Pemerintah daerah merespon cepat tentang permasalahan MBG di wilayah Kepulauan, dengan mendesak pemerintah pusat agar secepatnya realisasi pemerataan MBG terlaksana," ujarnya. Sehingga kebutuhan gizi anak bangsa cepat realisasi dan terpenuhi, sesuai dengan harapan Presiden sebagai orang yang menggagas program tersebut. "Setiap anak mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan program dari pemerintah, termasuk program Makan Bergizi gratis," tegasnya. Untuk Cepatnya program MBG terealisasi, kami mohon kepada semua pihak baik pemerintah daerah, DPRD dan instansi terkait bahu membahu mendesak pemerintah pusat atau Badan Gizi Nasional (BGN) agar dapur MBG di kepulauan segera di realisasikan. "Kami mendesak kepada.semua pihak agar supaya intens mendorong terealisasinya dapur MBG di kepulauan, sehingga tercapai Indonesia emas tahun 2045," pungkasnya. Sementara itu, kordinator Kecamatan (Korcam) MBG Sapeken, Deddy melalui sambungan teleponnya membenarkan bahwa masih banyak desa atau pulau di kecamatan Sapeken yang belum ada Dapur MBG nya. "Dapur MBG kemitraan di kecamatan Sapeken memang sangat terbatas, mohon dukungan semua pihak, guna mempercepat realisasi dapur MBG dari Badan Gizi Nasional," harapnya