Empat Pejabat Di Sumenep Resmi Dilantik Oleh Bupati
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP - Empat jabatan strategis di kepemerintahan Kabupaten Sumenep, Madura, telah terisi setelah Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, dengan resmi melantik empat pejabat atau staf ahli
Pelantikan empat pejabat tinggi Pratama tersebut dilakukan di ruang rapat lantai II Pemkab Sumenep. Rabu (08/04/2026).
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyampaikan, jabatan di lingkungan pemerintahan kabupaten Sumenep tidak boleh lama lama kosong, karena akan menghambat laju roda kepemerintahan.
"Pengisian jabatan strategis, termasuk staf ahli merupakan langkah penting agar roda pemerintahan berjalan optimal," kata Bupati Achmad Fauzi.
Menurutnya, keberadaan staf ahli bukan sekadar pelengkap struktur, melainkan memiliki peran penting dalam membantu kepala daerah merumuskan kebijakan strategis.
"Staf ahli merupakan rekan kerja yang sangat penting, bagi setiap kepala daerah," jelasnya.
Bahkan Bupati menegaskan bahwa staf ahli memiliki fungsi krusial, mulai dari membantu perumusan kebijakan strategis, menjadi mitra diskusi dalam membahas isu-isu penting daerah, hingga memberikan pertimbangan dari berbagai aspek seperti hukum, sosial, dan ekonomi
"Tugas dan fungsi staf ahli membantu kepala daerah dalam rangka memberikan rekomendasi strategis terkait kebijakan publik, serta mendukung pengambilan keputusan," tegasnya.
Keempat pejabat yang telah resmi di Lantik adalah, Bintoro sebagai Kepala BRIDA, Joko Santrio sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Hizbul Wathan sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik, serta Dedy Falahuddin sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Dengan pengisian jabatan tersebut, diharapkan roda pemerintahan di Kabupaten Sumenep semakin efektif dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.
PJ Kades Sungai Limau Jika Terbukti Ketua BPD Main Mas Ilegal Saya Hentikan
Festival Hadrah Meriahkan Peringatan Bulan Bung Karno
DPRD Mencak Perusahaan, Gubernur Jambi Kecewa Dengan Sikap Arogansi DPRD Merangin, Bertolak Belakang Dengan Prabowo