Transatu.id, Sumenep - Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memantau perkembangan arus mudik lebaran idul Fitri 1447 Hijriyah untuk wilayah wilayah kepulauan di kabupaten Sumenep. Jum'at (13/03/2026). Drs Mas'ud Ali Anggota DPRD Sumenep dari fraksi PPP menyampaikan, arus mudik lebaran tahun 2026 sampai saat ini terpantau normal normal saja. "Sampai saat ini arus mudik di pelabuhan Kalianget ke kepulauan masih terpantau normal, tidak terlalu membludak," kata Mas'ud Ali saat dirinya memantau kegiatan arus mudik gratis ke wilayah Sapudi. Menurutnya, arus mudik akan terjadi pada H-4 lebaran dan H+5 lebaran. Maka dari itu petugas lapangan harus betul betul siaga, baik itu petugas KPLP, Disperkimhub, dan stakeholder yang lain. "Kami himbau kepada masyarakat yang hendak mudik untuk berhati hati dan melakukan mudik mulai sekarang sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang saat mudik," ujarnya. Ia menjelaskan, pemerintah telah memfasilitasi mudik gratis untuk jalur transportasi laut ke wilayah kepulauan seperti dari pelabuhan Kalianget ke Kepulauan Masalembu, dari pelabuhan Kalianget ke Kepulauan Sapudi dan Raas, dari pelabuhan Kalianget ke Kepulauan Kangean dan Sapeken, dari pelabuhan Jangkar Ke Raas dan Sapudi, dari Pelabuhan Tanjungwangi ke Sapeken. "Pemerintah menyediakan 4000 tiket mudik gratis pulang pergi untuk masyarakat kepulauan Kangean, 4500 untuk warga kepulauan Raas dari pelabuhan Jangkar - Raas PP, 500 tiket gratis kapal expres dari pelabuhan Jangkar - Sapudi," jelasnya. Sementara itu, kepala Syahbandar Pelabuhan Batu Guluk (Kangean) Jaenal menyampaikan, sampai saat ini arus mudik masih tepantau lancar dari Pelabuhan Kalianget - Kangean. "Kemungkinan pada H-4 dan H+4 puncak arus mudik dan kami telah berkoordinasi dengan semua pihak untuk selalu memberikan pelayanan yang baik kepada semua calon penumpang," tuturnya.