Transatu.id, SUMENEP - Bupati Sumenep buka bazar takjil Ramadhan terlaksana di depan pelataran keraton Soengenep. Jum'at 29/02/2026 sere. Bazar takjil ramadhan yang terlaksana di depan keraton soengemep merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemkab Sumenep dengan tujuan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat "Kegiatan ini menjadi bagian strategi pemerintah daerah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis partisipasi masyarakat," kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo saat memantau stand UMKM. Festival yang menghadirkan ratusan pelaku usaha kecil yang memanfaatkan momen Ramadan untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Bupati Sumenep. Ia menegaskan, takjil bukan sekadar agenda tahunan bernuansa religi semata. kegiatan itu dirancang sebagai langkah nyata pemerintah dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. "Ramadan harus memberikan dampak sosial sekaligus ekonomi bagi masyarakat, terutama kalangan pelaku usaha kecil," ujarnya. Bupati berharap, festival menjadi ruang ekonomi kreatif yang terbuka, inklusif, serta mendorong pertumbuhan usaha lokal berkelanjutan. Para pelaku UMKM diberikan kesempatan seluas mungkin untuk menampilkan produk terbaik kepada masyarakat luas setiap sore. Bupati menyebut pemerintah berkomitmen mendorong UMKM tumbuh, naik kelas, dan berdaya saing. "Keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan harus diwujudkan melalui program konkret yang menyentuh kebutuhan pelaku usaha," ucapnya. Achmad Fauzi juga mengatakan, bazar takjil menjadi salah satu instrumen efektif mempertemukan pedagang kecil dengan konsumen secara langsung. Selain meningkatkan pendapatan, kegiatan tersebut juga memperkuat interaksi sosial antarwarga dalam suasana Ramadan penuh kebersamaan. Bupati mengingatkan pentingnya menjaga mutu produk agar konsumen merasa aman dan nyaman berbelanja. Ia menekankan kebersihan, higienitas, serta keamanan pangan wajib diperhatikan seluruh pedagang tanpa pengecualian. Kepercayaan masyarakat, menjadi modal utama membangun usaha berkelanjutan dan berkembang dalam jangka panjang. Para pedagang juga diminta menghindari praktik merugikan konsumen yang dapat mencoreng citra bazar Ramadan. Tampak masyarakat antusias memilih takjil yang ia sukai. "Selain meningkatkan ekonomi bagi kami, juga mempererat tali silaturrahim antas sesama muslim," ucap salah satu peserta bazar takjil ramadhan tahun 2026.