Mahasiswa Psikologi UTM Galakkan Inovasi Untuk Kemajuan Desa
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu, Bangkalan – Mahasiswa Psikologi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan pengabdian masyarakat (abdimas) di Desa Ujung Piring, Kecamatan/kabupaten bangkalan. Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari warga setempat.
Abdimas yang berlangsung sejak Maret lalu mengusung tema “Optimalisasi Desa Ujung Piring melalui Pembuatan Site Plan Alun-Alun, Video Profil, dan Logo Desa” Mahasiswa UTM itu berhasil menghadirkan kontribusi nyata untuk pembangunan Desa Ujung Piring.
Ketua pelaksana tim intervensi komunitas Naufal menyampaikan, kegiatan abdimas itu mencakup tiga program utama, yakni pembuatan site plan alun-alun, penyusunan video profil, serta perancangan logo Desa Ujung Piring. Ketiga program tersebut lahir dari kebutuhan desa untuk memiliki arah pembangunan yang lebih jelas sekaligus memperkuat identitas visualnya.
Perencanaan ruang yang terstruktur dan branding yang berkualitas dinilai penting untuk mendorong desa menjadi lebih berdaya saing, terutama dalam menarik perhatian publik. Upaya itu diharapkan membuka peluang investasi yang dapat menghidupkan kembali potensi wisata maupun kegiatan ekonomi desa.
”Kami mulai melaksanakan abdimas ini dari semester empat, sekitar 6 bulan yang lalu, dan di semester lima ini kami menjalankan program – program yang sesuai dengan kebutuhan waktu asesmen di semester empat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa psikologi UTM bertugas melakukan asesmen kebutuhan desa dan merancang intervensi selama enam bulan. Para mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang menyusun operasional program kerja, mengoordinasikan kegiatan, hingga memastikan seluruh rencana dapat diwujudkan dalam aksi nyata.
Disamping itu kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak, di antaranya mahasiswa Arsitektur UINSA sebagai ahli perancangan site plan, serta mahasiswa UPNV Jatim yang membantu proses videografi untuk pembuatan video profil desa.
Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa UTM bertugas melakukan asesmen kebutuhan desa dan merancang intervensi selama enam bulan sebelum program dijalankan.
Para mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang menyusun operasional program kerja, mengoordinasikan kegiatan, hingga memastikan seluruh rencana dapat diwujudkan dalam aksi nyata.
Kolaborasi juga dilakukan dengan pihak luar, di antaranya mahasiswa Arsitektur UINSA sebagai ahli perancangan site plan serta mahasiswa UPNV Jatim yang membantu proses videografi untuk pembuatan video profil desa.
“kami mulai turun ke desa dari semester 4, sekitar 6 bulan yang lalu, dan di semester 5 ini kami menjalankan program – program yang sesuai dengan kebutuhan waktu asesmen di semester 4” ujar Noufal, ketua pelaksana tim intervensi komunitas.
Hasil program yang telah dijalankan selama delapan bulan terakhir diserahkan sepenuhnya kepada Desa Ujung Piring melalui kegiatan launching pada 28 November 2025.
Pada momen tersebut, para mahasiswa Psikologi UTM resmi menyerahkan hak penuh atas pembuatan site plan Alun-alun Desa Ujung Piring, video profil, dan logo desa menjadi penanda berakhirnya rangkaian abdimas, sekaligus membuka babak baru bagi Ujung Piring untuk melanjutkan pembangunan yang berkembang lebih maju.
”Selama ini pembangunan alun-alun itu sekedar imajinasi saja, harapannya dengan inovasi ini bisa mengundang investor,” ujar Kepala Desa Ujung Piring Moh. Usman.
Sertijab Polres Sampang, IPTU Nur Fajri Alim Janji Tegakkan Hukum dengan Humanis dan Berintegritas
Festival Hadrah Meriahkan Peringatan Bulan Bung Karno
Kejari Bandar Lampung Launching UMKM Mitra Adhyaksa Bertajuk "Inovasi Jaksa Sahabat UMKM Dan Pendampingan Hukum kepada UMKM"*