Kemarau Basah, Anggota DPRD Sumenep Tetap Upayakan Harga Garam Stabil
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP - Anggota Komisi II DPRD Sumenep Agus Hariyanto akan mengupayakan harga garam tetap stabil walaupun dalam keadaan kemarau basah.
"Kami sebagai wakil rakyat tetap mengupayakan harga garam petani stabil di tengah cuaca ekstrim atau kemarau basah," kata Anggota komisi II DPRD Sumenep. Senin (16/06).
Agus sapaan akrab politisi Gerindra ini, mengatakan, saya sebagai anggota DPRD di daerah pemilihan (Dapil) 1 meliputi kota Sumenep, Kalianget dan kepulauan Talango yang notabenenya banyak wilayah pertanian garam, akan memfokuskan kepada kesejahteraan para petani garam.
"Situasi kemarau saat ini memang tidak bersahabat bagi petani garam, karena sampai saat ini curah hujan masih tinggi, dan kemungkinan tani garam gagal," ujarnya.
Namun dengan kondisi ini, akan ada kekurangan stok garam sehingga kemungkinan harga garam akan stabil atau bisa bisa tinggi
Agus merinci bahwa kualitas garam itu ada tiga tingkatan, bagus, sedang dan jelek, dan saat ini harga garam yang bagus mencapai Rp 1.300.000/ton
"Dengan kondisi harga garam Rp 1.300.000/ton petani mendapat keuntungan kecil," jelasnya
Dalam mendongkrak harga garam pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dengan para pabrikan baik yang ada di Surabaya, Gresik, Kalimantan dan yang lainnya agar harga garam petani bisa stabil.
"Sebagai wakil rakyat kita harus berupaya bagaimana keterpihakan kita kepada rakyat terutama tentang kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonominya," pungkas sosok yang peduli dengan petani garam ini.
Nuansa Penuh Kebersamaan, Paguyuban Semesta Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim
Demonstrasi Bakar Ban dan Lempar Telur Busuk Depan Kantor Bupati
Ombudsman RSUD STS Tebo Harus Berikan Pelayanan Kesehatan Masyarakat