TRANSATU.ID,PAMEKASAN - Warga Desa Pandan, Galis, Pamekasan sangat menyesalkan pernyataan para pendemo yang mengatasnamakan warga setempat dalam melakukan pemblokiran jalan menuju PT Garam. Demo hingga pemblokiran jalan pada Selasa, 11 Juni 2025, bertujuan untuk menuntut PT Garam menyerahkan sewa lahan kepada pemerintah desa dan kewajiban memberikan CSR. Warga setempat, inisial M merasa geram kepada pendemo yang bawa-bawa nama masyarakat pandan dalam aksi yang sama sekali tidak ada manfaat bagi warga setempat, apalagi sampai membuat gaduh dengan melakukan pemblokiran jalan. "Kami tidak tau yang demo blokade jalan itu siapa, yang jelas bukan warga Pandan, entah apa kepentingannya demo itu" ungkapnya kepada awak media, Sabtu 14 Juni 2025. Ia menegaskan, masyarakat desa Pandan tidak mau dibenturkan dengan PT garam, sebab kepentingan oknum pendemo tersebut murni tidak ada kaitannya dengan kepentingan warga setempat. "Warga Pandan tidak ada masalah dengan PT Garam, jadi kalau hanya kepentingan kelompok pendemo, jangan bawa-bawa masyarakat sini," pungkasnya. Warga setempat berharap kondisi desa Pandan yang aman dan damai, tidak diusik lagi oleh orang luar yang tiba-tiba datang melakukan demo. "Jangan usik ketenangan warga di sini dan jangan bawa-bawa masyarakat pandan untuk kepentingan kelompok pendemo," pungkasnya.(*)