Hadirkan Para Bikers dan Jurnalis, Police Enjoy Cegah Maraknya Balap Liar di Pamekasan
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
TRANSATU.ID,PAMEKASAN - Police Enjoy menggelar kegiatan ramadhan on wheels di belakang Threefive Coffee di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Rabu 19 Maret 2025.
Hadir dalam kegiatan ini Kasatlantas Polres Pamekasan AKP Bagus Wijanarko, Kasatreskrim AKP Doni Setiawan dan Ketua Persatuan Kepala Desa (Perkasa) Pamekasan Farid Afandi. Selain itu turut dihadiri Pengasuh PP Al Hamidy Banyuanyar, Lora Abbas Muhammad rofi'i selaku penceramah.
Rangkaian kegiatan Ramdhan On Wheels terdiri dari bagi-bagi sembako di Alun-alun Arek Lancor, santunan anak yatim, kajian ramadhan, kemudian buka bersama.
Selain itu, ada audiensi penanggulangan maraknya balap liar di kabupaten Pamekasan, bersama para Bikers dan Jurnalis dari berbagai organisasi.
Dalam sambutannya, Pembina Police Enjoy, Nur Fajri Alim menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat persaudaraan sesama bikers di Pamekasan.
“Kegiatan ini sebagai bentuk syukur sebab tahun lalu kami juara nasional di kelas road race 2024,” kata Kanit Tipidkor Polres Pamekasan.
Kemudian dalam kegiatan audiensi penanggulangan balap liar menghadirkan Kasatlantas Pamekasan yang diwakili Bripka Sutrisno dan Ketua Perkasa sebagai Pemateri dan Alfian selaku moderator.
Bripka Sutrisno mengajak audiens untuk memahami pengertian balap liar dan balap resmi beserta contohnya.
"Kata kuncinya, Balap liar itu balap yang tidak resmi, biasanya sering dilakukan di jalan raya, dan sangat membahayakan masyarakat pengendara lainnya," ujarnya.
Ia menegaskan, balap liar tidak memandang umur, sekalipun itu dilakukan oleh pengendara yang mempunyai SIM, tetap tidak boleh secara aturan, apabila ketahuan pasti ditangkap.
"Jadi sebagai Bikers yang sadar hukum, harus bersama-sama untuk mencegah terjadinya balap liar. Bagi para Bikers dan masyarakat yang ingin mengembangkan bakatnya bisa mengikuti balap resmi seperti road race," pungkasnya.
Kemudian, ketua Perkasa Pamekasan, Farid Afandi mengajak masyarakat Pamekasan, utamanya para remaja untuk tidak melakukan balap liar, demi menjaga keselamatan diri sendiri dan pengendara lainnya.
"Tugas kami sebagai kepala desa untuk mengayomi, mendidik,membina dan membimbing para remaja yang rentan hobi balap untuk menyalurkan hobinya melalui jalur yang tidak melanggar hukum seperti road race," kata Kades Tentenan Timur.
Oleh karena itu, para remaja yang ingin mengembangkan bakat dan hobinya dalam balap, perlu difasilitasi oleh pemerintah.
"Harapan anak muda dan tantretan semua menjadi aspirasi yang akan kami sampaikan kepada kades yang lain dan pemerintah untuk mengupayakan adanya sirkuit balap di kabupaten Pamekasan," tutupnya.
RDP DPRD Tebo: PT A4 Akui Lubang Tambang Berbahaya, Reklamasi Jadi Kewajiban
Upaya penghematan BBM, Pemkab Sumenep Berlakukan Kebijakan WFH
Jelang Suci Ramadhan Gas Elpiji Sulit Dapat di Tabir, Mak - Mak Bisa Pasrah Pemerintah Belum Bertindak