Festival Layang-Layang LED, di Tempat Wisata Lombang Berhasil Sedot Wisatawan
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu.id, SUMENEP - Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya mengemas permainan tradisional layang-layang lebih menarik agar masyarakat segala usia meminati permainan itu.
Salah satunya mengadakan festival layangan, namun layangan ini dilengkapi dengan lampu LED yang menghasilkan efek menakjubkan saat terbang, sehingga permainannya dilaksanakan pada malam hari agar masyarakat bisa menikmati keindahan warna-warni yang terpancar saat layangan terbang di angkasa.
“Di tengah gempuran modernisasi untuk menjaga kelestarian permainan tradisional melalui festival layangan LED dengan beragam motif dan jenis layangan,” kata Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah di sela-sela pembukaan festival, di Pantai Lombang, Senin (15/04/2024).
Diharapkan, festival layangan LED untuk memperkenalkan kerajinan bambu bertujuan menggaungkan produk kebudayaan lokal bagi generasi muda.
Itu dilakukan karena permainan modern mulai menggempur generasi muda, harus diadakan kegiatan budaya lokal salah satunya permainan layangan ini.
“Kegiatan bernuansa budaya lokal, agar kaum milenial tidak hanya menyukai permainan digital, tetapi tidak mengabaikan permainan tradisional,” terangnya.
Wakil Bupati berharap, peserta festival layang LED semakin banyak untuk kegiatan tahun mendatang, mengingat acaranya bagian dari kegiatan kalender Pemeintah Kabupaten Sumenep.
“Data panitia penyelenggara untuk peserta tahun ini sebanyak 54 layangan dengan berbagai motif dan jenisnya,” tutupnya.
Anggota DPRD Sumenep Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Tambaksari
Sederet Kasus Pasar Kolpajung Yang Baru, Disperindag Pamekasan Bungkam Tanpa Tindakan
Kapolres Ngawi Jadi Narasumber Bimtek Peningkatan Kapasitas Kepala Desa se-Kabupaten Ngawi Tahun 2025